Selasa, 25 Agustus 2015

[072] Al Jinn Ayat 009

««•»»
Surah Al Jin 9

وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ فَمَنْ يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًا
««•»»
wa-annaa kunnaa naq'udu minhaa maqaa'ida lilssam'i faman yastami'i al-aana yajid lahu syihaaban rashadaan
««•»»
Dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang {1525} barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).
{1525} Yang dimaksud dengan sekarang, ialah waktu sesudah Nabi Muhammad s.a.w. diutus menjadi rasul.
««•»»
We used to sit in its positions to eavesdrop, but anyone listening now finds a flame waiting for him.
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menambah lagi keterangan jin, bahwa mereka menduduki tempat-tempat tersebut tanpa ada penjaga dan panah-panah api, lalu mereka diusir dari sana sehingga tidak dapat mencuri atau mendengar sedikitpun dari Alquran yang akan mereka sampaikan kepada ahli-ahli nujum dan tukang-tukang tenung yang akan mencampur adukkan yang benar dengan yang batil. Yang demikian itu adalah disebabkan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya dan sebagai penjagaan terhadap kitab-Nya Alquran. Maka barangsiapa ingin mencuri berita-berita tersebut sejak itu dia akan diburu dengan panah-panah api yang akan menusuk mereka dan akan membinasakannya.

Kita harus beriman kepada apa yang diberitakan oleh Alquran mengenai jin yang mencuri berita-berita yang dapat didengarkan, kemudian mereka dilarang sesudah pengutusan Nabi Muhammad SAW tetapi kita tidak tahu bagaimana cara mereka mencuri, cara bagaimana penjagaan, berapa banyak para penjaga dan apa yang dimaksud dengan panah-panah api yang mengintip mereka, sedang jin itu berasal dari api, maka cara bagaimana mereka dapat ditembusi oleh panah-panah api itu.

Ada di antara para sarjana yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan "tempat-tempat untuk mencuri berita" adalah tempat-tempat yang dipergunakan oleh jin di dalam dada manusia untuk menggoda mereka dan menghalangi mereka mengikuti jalan yang benar dan yang dimaksud dengan "penjaga" adalah dalil-dalil akli yang dijadikan Allah untuk petunjuk hamba-hamba-Nya, dan yang dimaksud dengan "panah-panah api" adalah bukti-bukti alamiah yang tersebar dalam tubuh masing-masing dan di seluruh penjuru alam.

Dengan demikian maka maksud ayat tersebut adalah sebagai berikut: "Sesungguhnya Alquran yang mengandung bukti-bukti akliah dan alamiah adalah penjaga agama dari kemasukan syubhat-syubhat yang dilontarkan oleh setan, sebagai alat untuk menggoda dan membimbangkan orang-orang yang dapat digodanya; dan mempengaruhi jiwa-jiwa orang yang sesat agar mereka tidak menghiraukan agama dan menolak petunjuk-petunjuknya. Maka barangsiapa ingin mempengaruhi jiwa-jiwa orang yang beriman dengan keragu-raguan dan pikiran yang bukan-bukan maka ia akan mendapatkan bukti-bukti tersebut yang dapat memusnahkan keragu-raguan itu dari akar-akarnya".

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan sesungguhnya kami dahulu) sebelum Nabi saw. diutus (dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan) berita-beritanya dan untuk mencurinya. (Tetapi sekarang barang siapa yang mencoba mendengar-dengarkan, seperti itu, tentu akan menjumpai panah api yang mengintai) panah-panah api yang terdiri dari meteor-meteor itu telah mengintainya dalam keadaan siap untuk memburunya.
««•»»
And we used to, that is to say, before his Mission, sit in [certain] places therein to listen in; but anyone listening now will find a meteor lying in wait for him, aimed at him, ready to strike him.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
9of28
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=72&tAyahNo=9&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#72:9

Tidak ada komentar:

Posting Komentar